Apr 1, 2013

TIME

    




      Jadi gini rasanya? ketika kita dituntut untuk memiliki banyak waktu dalam segala aspek, sedangkan kita justru malah merasa tidak punya banyak waktu,,, 
     Yes! Thats what im feeling right now! Kesel banget rasanya kalau seluruh dunia seolah menguras banyak waktu kita,padahal bukan itu sebenarnya yang terjadi. Ketika saya mengatakan seluruh dunia seolah menuntut saya, saya sadar itu berlebihan. Siapa saya yang sepertinya dunia menganggap saya penting dan membutuhkan saya. Memang untuk beberapa aspek kehidupan seperti agama, keluarga, pekerjaan, sahabat,hobi, cita-cita,,,itu saya sebut dengan 'seluruh dunia' bagi kehidupan saya. Dan ironisnya,, dalam satu hari ada 24 jam, dan dalam 24 jam itu,, semua aspek tersebut menuntut saya untuk  bersikap adil dalam membagi-bagi waktu 24 jam tersebut.
        Hari ini lagi-lagi saya gagal melakukan sikap adil tersebut. Saya menghabiskan sepanjang hari ini untuk 'TIDUR'. Yes, hal paling malas dan paling bodoh saya lakukan untuk menghabiskan waktu. Saya sadar akan hal itu,,tapi raga saya tidak mau memaklumi kesadaran saya. Raga saya haus akan kata 'ISTIRAHAT' dan kenyang akan kata 'LELAH'. Tubuh ini didera perasaan tidak enak dan lemas, oleh karena itulah kesadaran saya kalah akan keinginan raga saya. Raga ini menuntut untuk saya tertidur pulas, namun alam sadar saya terganggu akan berbagai hal,, pekerjaan,hobi,cita-cita,tujuan hidup dan menghitung waktu yang terbuang.Sehingga saya terbangun dalam perasaan, sudah berapa banyak waktu yang saya sia-siakan untuk tertidur. Saya benar-benar tidak menikmati tidur saya. Ditambah lagi saat saya membuka layar monitor blackberry, banyak pesan masuk dari bos saya yang mempertanyakan masalah pekerjaan, bahkan mempertanyakan masalah libur saya. Disinilah! Emosi saya memuncak. Saya marah kepada diri saya, bagaimana bisa malah saya yang diperbudak waktu?? Seharusnya saya yang memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Seharusnya saya bisa menikmati libur saya dengan hal-hal yang bermanfaat dan tidak terganggu dengan pikiran hal pekerjaan! Saya yakin, sebagian orang pasti pernah merasakan apa yang sedang saya rasakan saat ini.
        Saat ini, emosi saya sudah mencapai puncaknya. Saya letih dengan segala macam yang menuntut saya mengejar-ngejar waktu. Saya ingin menikmati hidup saya tanpa satupun keluhan didalamnya. Karena hal ini lah saya menjadi memikirkan apa tujuan hidup saya sebenarnya? Apa saja yang sudah saya capai sejauh ini? Jawabannya? Belum ada. Karena sibuk akan tuntutan pekerjaan. Saya melupakan cita-cita saya. Saya ingin menulis dan ingin menjadi manusia yang berani. Berani lantang meneriakkan keinginan saya yang belum terpenuhi dan yang tidak berani saya ucapkan. Sampai kapan saya akan terus merasa tidak punya waktu untuk menulis? Sampai kapan saya akan membohongi diri saya sendiri untuk mengacuhkan kata hati saya. Sampai kapan saya akan kalah oleh waktu yang membentengi saya untuk menulis? jawabannya? Cukup sampai disini! karena mulai saat ini. Saya akan terus menulis. Tidak peduli apapun, karena cita-cita saya adalah menulis, dan menjadi inspirasi siapapun yang membaca tulisan saya. Thats why, i start this time. I start writing from here,, not from beginning because i already did before.

0 komentar:

Post a Comment

Total Pageviews

Blogger templates

 
;