Pipi ini rasanya memerah, dan senyum bahagia saya mengembang ketika tau, ternyata ada yang menanti-nantikan postingan cerita saya di blog ini. Rasanya seperti saya merasa melayang dan dapat menyentuh awan-awan harapan. Terima kasih kepada teman-teman yang rutin mengingatkan saya dan menodong saya untuk menulis cerita-cerita lainnya,, hal seperti ini benar-benar mendongkrak semangat saya yang hampir tenggelam menjadi semakin tumbuh.
Lucu rasanya ketika mengingat apa yang melatar belakangi saya membuat blog ini. Hanya berdasarkan emosi yang meluap dan ingin melakukan sesuatu yang bisa membangkitkan kembali passion saya di hidup ini,,voila! Jadi deh,, blog pemulung harapan yang beberapa dari teman-teman saya nantikan,,. heheeee pede gilaa!
Ada beberapa teman terdekat saya yang menanyakan, kok judul blognya pemulung harapan sih? Oke,, saya akan jawab sekarang. Kenapa pemulung harapan? Kenapa bukan seperti judul-judul lagu dan lain sebagainya,,
Pemulung harapan,, ehmm,, ga tau juga ya kenapa tiba-tiba judul itu ada dikepala saya,, mungkin ALLAH SWT -lah yang membisikkannya ditelinga saya saat itu,, yang pasti, saya terinspirasi dari seorang pemulung yang bisa saya lihat keteguhan hatinya sewaktu mengais rejeki di tengah panas pembuangan sampah. Dari situ saya berfikir,, apa bedanya saya sama dia, tapi justru hati saya membalikkan pertanyaan saya. Apa persamaan saya dengan orang itu. Saya yang bekerja berangkat pagi pulang sore di tempat ber ac dan tidak terkena matahari langsung,yang mendapatkan gaji pasti setiap bulannya. Dengan dia si pemulung yang berangkat mungkin lebih pagi dari saya dan pulang juga pastinya lebih sore dari saya,berpanas-panasan dibawah terik matahari atau bahkan menggigil diguyur hujan, dan belum tentu mendapatkan penghasilan yang tetap seperti saya setiap bulannya. Apa yang membuat dia rela mengais-ngais sampah bau yang kita menyentuhnya sedikit saja sudah merasa jijik. Dari situ saya memperhatikan raut wajahnya yang serius dan pancaran matanya yang memancarkan keteguhan hatinya. Matanya yang menjabarkan ribuan harapan yang ia sisipkan pada setiap sampah yang ia kumpulkan.
Dia sama seperti saya, seperti kita. Setiap harinya mengumpulkan harapan-harapan yang berbeda yang memenuhi kehidupan sehari-sehari. Kehidupan yang penuh cinta,kasih sayang dan ketulusan sampai uneg-uneg kesulitan yang turut meramaikan warna-warni indah dihidup ini. Thats why,, pemulung harapan sim salabim jadi judul blog saya,, ^^
Lalu,, ada juga yang komplen dan menuntut saya untuk setiap harinya menulis cerita baru di blog ini,,, huftt,, (-.-')?
Bukannya saya ga cinta dan ga sayang nih teman,,
Terkadang saya harus guling-gulingan dulu dikasur untuk mencari wangsit bahan ide cerita yang akan saya tulis,, dan biasanya wangsit itu muncul di tengah malam. Kalau kondisi saya lagi fit,, pastinya saya akan lanjut menulis,, tapi kalo kondisi lagi amburadul kecapean akibat kerja dari pagi,, yaa saya lebih memilih membentuk bintang dikasur empuk saya dan merangkai mimpi indah,, Sorry to say btw,, hehee,,(^^)y,, peace! But dont worry,, pastinya saya akan terus menghasilkan cerita-cerita baru,,,. I'm sure!
And then,, buat yang nanyain kok bisa tu cerita-cerita ada dikepala saya? Darimana asalnya sampe jreng,,jreeeeng! Eksis di blog ini,,
Satu,,, pengalaman adalah guru,, ce ile,, pastinya ada yang berdasarkan pengalaman sendiri,orang lain or curhatan teman dan curhatan colongan saya sendiri. DITAMBAH! Sedikit bumbu pemanis didalamnya. =P
Dua,,, Khayalan,, Yang suka menulis pasti suka ngayal! iya kannn???? *LOL ;D
Tiga,,, Raut wajah. Saya suka memperhatikan raut wajah orang lain. Dari situ alur-alur cerita terpancar dan bisa saya tulis,, ^^
Nah dari situlah kenapa ada cerita-cerita ini di blog saya. Dan masih banyak aspek-aspek kehidupan lain yang bisa menjadi inspirasi kita saat menulis. Betul?
Lalu mengenai gambar-gambar indah yang ada di blog ini,, banyak yang menanyakan, dapet dr mana sih pic-pic manis dan menyentuh itu?
^^ jujur saya katakan,, foto-foto yang ada di blog saya,bukan saya yang membuat, tapi saya dapat dari browsing di internet lho,, saking banyaknya gambar yang bagus-bagus,sampai saya kelimpungan memilah-milah,,
Bersyukur banget dan berterima kasih banget sama yang membuat gambar-gambar indah itu,, berkat mereka,tulisan saya semakin menarik,, ^^ makasihh yaa,,
Dan terakhir,,
Pertanyaan paling menusuk relung hati yang paling dalam. Dan membuat saya merengek-rengek,, 'PLISSSS DONG JANGAN DITANYAIN YANG ITU?'
"Kenapa ga nulis novel aja win sekalian? Diterbitin,dijadiin buku? Kaya JK.RAWLING!!!"
Jawabannya,,
Lagi dalam proses! Dan saya amat sangat berusaha sampe' begadang-begadang,sampe' chargeran netbook saya diumpetin sama emak,, akibat keseringan begadang untuk menyelesaikan naskah saya yang ga rampung-rampung. Dan prosesnya masih panjang dudeee,,,
Naskahnya aja belom kelar! Ide cerita masih mentok sana sini,, belum lagi dikirim ke penerbit yang makan waktu berbulan-bulan,, mending kalo diterima sama penerbit, kalo di tolak mentah-mentah? *nangis bombay ciinn,, udah ngerasain soalnya, naskah dibalikin lagi sama penerbit disuruh benerin sana dan sini,sampe akhirnya naskah itu terbengkalai dilemari yang ga dibuka-buka lagi,, kalo dibuka pedihnya masih berasa anget-anget gimanaa gituuu. Nyerah deh saya,, (-.-*)?
Intinya,, kepengen banget jadi penulis,tapi masih berusaha. Kemampuan saya masih cetek soalnya,, hiks,, dibandingkan dengan yang lainnya. Saya masih belum apa-apa,, huuuhuuuu,,, ;'c
Doakan saya ya teman,,
dan terima kasih atas dukungan semua sahabat-sahabat saya, yang baik hati dan tulus memberikan saya inspirasi yang terus mengalir indah,,
Love n Big hug!
Salam hangat dan sayang untuk kalian semua,,(^.^)
a big hug,, special for my readers,, ^^
-winda-


0 komentar:
Post a Comment