Oct 31, 2025

courage, where are you?


Jika menyalakan sinar semudah mematikan cahaya, mungkin warna tidak akan semeriah saat ini kan?
Membaurkan berbagai kukuh nya hati dalam menyilaukan terang hingga memaksa dalam dasawarsa.
Menolak kuasa dengan penuh sadar dan ala kadar.
Jiwa seringkali menolak nyata.
Menjaga realita dalam senyap yang membungkam penuh tanya, hingga getir akan jawaban yang sebentar lagi terabaikan?
Iya abai?
Satu buah kata magis yang selalu dilupakan insan insan berjiwa yang memiliki nyala tersembunyi akan rasa utuh.
Mencari dan menemukan hingga terperangkap ragu yang hanya menjadi sandung dalam langkah tertatih.
Menjejak menjuru dalam arah angin yang berputar hingga badai dan pasang surutnya dalam nurani.
Bagaimana dengan bahtera yang sudah diangan untuk digapai?
Bagaimana dengan pena yang siap menulis aksara berdamai dengan bidak catur yang selalu menyajikan hidangan strategi?
Apa akan selamanya berlawanan atau beriringan dengan rotasi yang memiliki kehendak sendiri?
Duka dan luka dalam kemampuan yang menyaksikan semudah lena yang tanpa arah.
Disajikan warna lain yang bukan lagi berdaya dalam diri namun berdaya dalam guna yang tiada batas menjelajah jingga.
Namun pada akhirnya saat tiba dalam tuju,  ternyata arah selalu menuju hal yang sama.
Menempuh likunya perjalanan dalam garis berbeda, namun lagi lagi titik sampai yang sama mencipta temu kan?
Bila suatu waktu menentu hingga membentuk arca hidup yang lebih penuh makna, maka bagaimana ujungnya?






0 komentar:

Post a Comment

Total Pageviews

Blogger templates

 
;